Jumat, 09 September 2011

Ramadhan~ Kami merindukanmu~...Banyak pelajaran yang kudapatkan darimu~...

Di bulan ramadhan kita belajar tentang kekuatan~
Kita belajar untuk melakukan segalanya walaupun dalam keterbatasan tenaga. Sambil menahan lapar dan haus, kita harus melakukan aktifitas seperti biasa, terutama mereka yang tinggal di negara minoritas seperti jepang. Pasti sangat berat ujian bagi mereka, *gak berlaku buat orang yang lagi libur sepertiku, hehehe. Karena itulah, dengan adanya bulan ramadhan ini, kita menunjukkan bahwa kita kuat dan tangguh.

Di bulan ramadhan kita belajar tentang kebersamaan~
Kita belajar tentang kebersamaan, dimana bangsa arab dan bangsa azam/ajam*gak tau tulisannya, bersatu padu dalam iftar dan Eid Fitr, tanpa perlu berselisih dan saling membedakan seperti hal yang terjadi di Indonesia. Kita belajar saling menghormati satu sama lain dan menyatukan diri dalam keislaman, tidak peduli mahzab siapa yang ada disana, semuanya tercampur aduk dalam kebersamaan dan kegembiraan.

Di bulan ramadhan kita belajar tentang keistiqamahan~
Kita belajar istiqamah, istiqamah dalam belajar islam, istiqamah dalam shalat malam, istiqamah dalam berbuat amalan-amalan, istiqamah dalam banyak hal. Ketahuilah bahwa kebiasaan yang diistiqamahkan akan membuatnya menjadi sebuah kebiasaan yang akhirnya mendarah daging, dan akhirnya bisa menjadi amalan yang kita lakukan terus menerus, dalam hadits Rasulullah ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. (HR. Muslim)

Di bulan ramadhan kita belajar tentang kebiasaan-kebiasaan yang baik~
kebiasaan baik tersebut itu sama seperti pada bagian istiqamah, jadi tak perlu lagi dibahas.

Di bulan ramadhan kita belajar tentang kontrol diri dan sifat memaafkan~
"Puasa itu adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah mengucapkan ucapan kotor, dan jangan pula bertindak bodoh. Jika ada seseorang yang mencelanya atau mengganggunya, hendaklah mengucapkan: sesungguhnya aku sedang berpuasa.“(HR bukhari)Dengan begini, berpuasa mengajarkan kita untuk mengontrol diri kita untuk menghindari hal-hal yang bisa merusak puasa kita. Karena itu, puasa bukan hanya mengontrol diri dari rasa lapar dan haus, tapi juga dari amarah,syahwat,dll.


Dari latihan-latihan diatas itulah, ada hal yang harus kita usahakan dan diharapkan bisa dicapai setelah ramadhan~...
-Minimal puasa 3 hari setiap bulan
-Bersedakah minimal sekali seminggu
-Membiasakan diri untuk bangun malam
-Menghapal dan memahami Qur'an sebisa mungkin
-Mencoba untuk tidak meninggalkan shalat jamaah di masjid jika mampu


Jika ada kekurangan mohon di tambahi,Jika ada kesalahan mohon diperbaiki

Wassalamu alaikum~

About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.