Selasa, 24 Januari 2012

Tantangan berat...Sebagai seorang muslim,pemuda,anak,gamers dan pelajar...Part 4 Mari perbaiki niat sebelum melakukan segala hal

Yang namanya manusia yang menginjak usia remaja, pasti pernah merasakan cinta. Tak terkecuali saya yang masih terhitung remaja untuk saat ini. Di dalam kelabilan yang sering datang dan pergi dalam masa-masa itulah terkadang syaithon dengan mudahnya mempengaruhi jalan pikiran manusia. Waktu itu aku baru mulai belajar tentang apa itu Islam. Kuakui aku memang islam sejak kecil, tapi tidak pernah sedikitpun ada usaha untuk memperdalam ilmu tentang islam. Aku banyak membaca buku tentang kisah nabi dan para sahabat sejak kecil, namun hanya sebagai hiburan belaka, bukan untuk diambil hikmah di dalamnya.

Saat itu aku baru memulai pencarian jati diriku sebagai seorang remaja, waktu itu aku bukanlah seorang anak yang sholat 5 kali dalam sehari. Shalat jum'at pun terkadang hanya 1 kali dalam 3 minggu, karena tahu ketika tidak sholat jum'at 3 kali berturut-turut itu sama saja menyatakan bahwa diri kita telah kafir.

Ketika ku memulai kehidupanku sebagai seorang remaja, aku berusaha mencari jati diriku dengan memilah-milah teman. Menurutku, memilah-milah teman adalah hal yang penting, karena seperti kita tahu, karakter seseorang itu tergantung pada dengan siapa dia selalu bergaul. Sampai sekarang pun, paham itulah yang selalu kuanut dalam diriku. Jadi janganlah heran ketika saya lebih suka bergaul dengan seorang muslim ketimbang bergaul dengan orang-orang non muslim di sekitarku. Tapi bukan berarti aku tak ingin menjauhi orang non muslim sama sekali. Tatkala ku mulai merasa ada yang kurang di dalam diriku, aku selalu bertanya-tanya, hal apakah yang kurang dalam diriku. Akhirnya, hidayah itu datang, tatkala seorang teman yang seorang rohis waktu itu juga seorang pemain game di tempatku selalu berkutat sepulang sekolah. Akhirnya dia rajin ikut mengajakku untuk ikut pergi ke masjid tiap hari, entah itu untuk shalat dzuhur, ataupun sholat dhuha.

Lama setelah itu akhirnya aku pun ikut serta untuk menjadi seorang rohis. Pikirku, seorang yang bisa menyeimbangkan dunia dan akhirat adalah orang yang hebat bukan. Pemikiranku yang masih terlalu naif saat itu mengatakan tidaklah apa-apa kalau main game berlebihan, atau mungkin ada maksiat-maksiat lain seperti pacaran dan lain-lain, tapi mampu menyeimbangkannya dengan tidak pernah lupa sholat, atau ibadah-ibadah lainnya. Setelah lama belajar, dan sering ikut kegiatan keagamaan pun, pemikiranku itu pun masih juga belum berubah. Dan tatkala pemikiran itu masih terus hinggap di dalam pikiranku, terjadi hal-hal yang tidak seharusnya terjadi dalam hidupku, aku sering jatuh cinta pada akhwat yang kutemui di masjid. Dan akhwat disini bukan berarti hanya 1, tapi ada beberapa, pemikiran yang aneh itu menyebabkanku bersemangat untuk melakukan banyak kegiatan-kegiatan atau urusan-urusan yang ada hubungannya dengan Islam di sekolah. Entah syaithon macam apa yang tega mempengaruhi jiwa yang masih labil itu untuk berpikir seperti itu. Setelah itu, saya pun sering berhubungan dengan 'mereka' melalui sms, atau jalur pribadi lainnya.

Namun, seiring banyak peristiwa yang terjadi, pemikiran-pemikiran yang tidak benar itu seakan sirna dimakan waktu. Dan aku hanya bisa berharap, bisa senantiasa istiqamah dalam niat yang sudah mulai bisa kuperbaiki ini. Terkadang kita berpikir sudah beriman, bertaqwa, dll. Tapi cobalah berpikir terlebih dahulu, apakah kita benar - benar termasuk makhluk yang beriman dan bertaqwa kepada Allah. Terkadang apa yang kita lakukan adalah mencari jalan Allah, namun tanpa kita sadari sebenarnya apa yang kita lakukan adalah mendapatkan murkaNya. Why?karena tanpa kita sadari ternyata niat kita dalam hati berbeda dengan apa yang kita lakukan. Bahaya riya', sum'ah, dan ujub terkadang kita tidak sadari merasuki pikiran kita. Jadi berhati-hatilah, amalan yang kita lakukan tergantung dari niat kita. Innamal A'malu bin niat.

About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.