Sabtu, 25 Februari 2012

Islam - Satu-satunya Jalan menuju surga

Mengapa Islam dikatakan sebagai satu-satunya agama yang benar?Agama islam sudah ada sejak jaman nabi adam, bukan seperti agama lainnya yang terlahir dari teori dan pemikiran manusia. Bahkan nasrani dan yahudi adalah agama yang sebenarnya tidak ada, karena Musa Alaihissalam dan Isa Alaihissalam mengajarkan islam, padahal dalam injil tidak ada kata kristen dan dalam taurat tidak ada kata yahudi. Jadi agama kristen dan yahudi itu hanya dibuat-buat oleh orang lain. Tapi beda dengan Islam, di dalam Al-Qur'an disebutkan tentang islam dan kebenarannya.

Jika mereka yang beragama yahudi dan nasrani merasa benar, coba tanyakan mereka, bagaimana dengan nasib mereka yang hidup sebelum lahirnya nabi Musa Alaihissalam dan Isa Alaihissalam. Kalau mereka masuk surga, gak adil dong karena mereka gak perlu dites. Kalau mereka masuk neraka, juga gak adil karena mereka tidak ada kesempatan untuk berbuat baik agar masuk surga. Begitu pula dengan orang buddha,hindu,shinto,dll. Bukankah tidak adil bila orang-orang yang hidup sebelum agama tersebut lahir tidak dihisab, ini adalah sebuah omong kosong. Dan disinilah letak kesalahan agama lain, karena agama mereka terikat oleh teritorial waktu. Agama mereka tidak lahir sebelum datangnya sang tokoh yang menyebarkan.Kedua, mereka terikat oleh teritorial 'nama orang' dan tempat. Sebagai contoh, Hindu, yang berasal dari kata hindi yang berarti India, atau simplenya agama tersebut berasal dari India. Sama seperti buddha, tentang seseorang yang ada dizaman dahulu yang bernama buddha, karena itu buddha juga menggunakan nama yang mengajarkannya. Judaism(Yahudi) berasal dari kata Juda yang juga berasal dari salah satu nama anak dari Nabi Israel(Yakub) yang kalau saya tidak salah merupakan kakek moyang nabi Musa Alaihissalam. Kristen, berasal dari kata christ, yang merupakan kata ganti pada Jesus, Nabi Isa Alaihissalam, padahal pada zaman itu, para pengikut nabi Isa tidak ada yang menggunakan kata Kristen, dan juga kata christ tidak dapat ditemukan di bible.

Jadi jangan pernah percaya pada obrolan orang yang menganggap semua agama sama, dan setiap orang punya kesempatan masuk surga, itu hanyalah omong kosong. Karena itulah, mari tuntun mereka dari kesesatan yang nyata. Banyak yang mengira saya menghina agama lain,rasis,dll. Tapi ketahuilah, bahwa saya tidak menghina, hanya memberikan kebenaran tentang hal itu. Terkadang orang salah kaprah, mengira arti dari Laa ilaaha Illallah itu tiada tuhan selain Allah. Dan ini bisa menimbulkan kontroversi dalam makna kalimat tersebut. Bila tiada tuhan selain Allah, bisa saja apa yang disembah oleh agama lain adalah Allah, namun dengan cara yang berbeda.Itu jelas salah. Karena itu, arti dari kata 'Laa Ilaaha Illallah' adalah tiada yang berhak disembah kecuali Allah. Kalau masalah nyembah Allah, orang kafir Quraisy juga nyembah Allah, tapi mereka maunya menduakan Allah dengan patung. Jadi kata Laa Ilaaha Illallah yang benar berarti tiada yang lain yang pantas disembah kecuali Allah.

Ada satu hal yang membuat Islam itu beda dibanding agama lain. Dalam bahasa Arab, kita lebih mengenal istilah diin. Diin dalam bahasa arab bukan hanya berarti agama, melainkan berarti agama yang disertai cara dan gaya hidup/complete way of life. Tidak seperti kristen atau hindu, itu adalah agama dan mempunyai ritual, tapi mereka tidak punya sistem atau gaya hidup, atau seperti komunisme, yang mempunyai sistem, tapi bukan agama atau ritual. Jadi inilah yang membedakan Islam dengan agama yang lain. Islam adalah agama yang sempurna yang mencangkup masalah ritual dan masalah sistem hidup, bukan seperti agama lain yang tidak mencangkup masalah sistem hidup dan seperti sistem lain yang tidak mencangkup masalah ritual.


Syarat - Syarat Tuhan sebagai Pencipta dan Yang patut disembah
Sempat sedikit belajar tentang Buddha dan shinto dari pelajaran sejarah di kampus. Apa yang kuyakini adalah, buddha bukanlah suatu agama, tapi sebuah ajaran. Terlepas daripada itu,dalam hati aku bertanya~, Apakah syarat yang mutlak ada pada Tuhan itu? Dari pertanyaan itu timbullah teori-teori yang dipertanyakan untuk mengemukakan syarat Tuhan tersebut. Setelah mendengar suatu kajian dari Ustadz Arifin Ilham, ada 4 teori-teori yang dia kemukakan dalam kajian tersebut:

Pertama, Teori Relativitas dari Einstein. Teori ini menganggap bahwa segala sesuatu adalah relatif dan terbatas jika masih berada dalam empat dimensi, yaitu ruang, waktu, daya dan guna. Selama segala sesuatu iu masih terbatas oleh empat dimensi ini maka selama itu puladisebut alam raya sebagai wujud ciptaan Tuhan. Karena Tuhan di luar empat dimensi tersebutdiatas maka berarti sifat Tuhan yang pertama adalah “mutlak tak terbatas”.
Teori Relativitas ini menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas seperti : dimana, kapan,bagaimana dan siapa yang menciptakan Tuhan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut masihterbatas pada ruang dan waktu. Teori Relativitas sebenarnya menyatakan Tuhan adalahMutlak, tidak terbatas pada ruang, waktu, wujud dan guna. Hanya alam semestalah yangterbatas dan bersifat semu dan relatif.

Teori kedua adalah Teori Non Otomatik. Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu di mukabumi ini tidak ada yang otomatis, atau terjadi dengan sendirinya. Sebagai contoh disetiappertunjukkan wayang pasti akan ada sang dalang yang menggerakan wayang-wayang, dibaliksebuah film pasti akan ada sutradara, dibalik ciptaan pasti ada pencipta. Secara gamblangTeori Non Otomatik ini menjelaskan bahwa alam raya ini ada yang menciptakan. ItulahTuhan sebagai penciptanya. Maka dengan mudah teori ini menggugurkan teori atheis yang mengatakan bahwa Tuhan itu tidak ada.

Teori ketiga adalah Teori The Most, secara harfiah teori ini menyatakan tentang adanya “Dzatyang Maha’, ‘Dzat yang Paling’(diatas segala-galanya). Hanya satu (the only one), satu dalam artian Tuhan itu hanya satu, tidak ada dua, tidak tiga, apalagi multi Tuhan. Satu dalam arti kebenaran. Yang benar itu hanya satu, semuanya salah. Pasti ada satu kebenaran yangobjektif diantara kebenaran yang subjektif. Pasti ada agama diantara gama-gama yang ada.

Selanjutnya yang keempat, Teori Super Nature Power. Teori ini secara jelas menyatakan bahwa ada kekuatan super dahsyat dibalik alam, yakni kekuatan metafisik yang luar biasa.Contoh yang sangat sederhana adalah Ruh dalam tubuh kita. Ruh adalah bion yang hidup,dan justru jasad ini merupakan bion yang mati. Sebagai perbandingan adalah mayat. Diabermata, bertelinga, berhidung, berkaki, tetapi tidak berbuat apa-apa hanya terbujur kaku karena ruh-nya sudah tidak ada. Dapat disimpulkan bahwa ruh adalah bion yang hidup.

Dari semua teori tersebut, silahkan anda cari kitab yang dianggap suci oleh umatnya. Jikakitab tersebut mengandung empat teori ini, maka berarti kitab tersebut benar-benar suci.Professor Lurth ahli filsafat dari Rusia, ia mencari kebenaran tentang Tuhan melalui 12agama. Ia masuk keagama yang satu, dan secara berturut-turut masuk agama yang lain.Akhirnya dia berhenti di agama yang kedua belas. Agama yang kedua belas adalah agamaIslam. Agama Islam agama yang paling ia benci. Ia memeluk agama Islam hingga tutup hayatnya.
Kita kembali ke konteks awal tentang kesucian kitab suci. Al-Qur’anul Karim menjawab secara gamblang dan sempurna problem-problem kehidupan & bukti-bukti ilmiah yang paling mutakhir.

Teori yang pertama tentang Teori Relativitas, teori ini mengatakan bahwa Tuhan itu mutlak,alam raya ini terbatas. Teori ini dijawab dalam sebuah surah yang sangat pendek dan padat.Tetapi memiliki bobot tauhid yang sangat luar biasa. Surat itu adalah Surat Al-Ikhlas ataulebih populer dengan Surat Qulhu. Teori Relativitas dijawab dengan jelas dalam Surat Al-Ikhlas ayat 3-4 yang artinya kurang lebih :
”Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. (QS. Al-Ikhlas : 3-4).
Allah SWT juga bersifat mukhalafatu lil hawaditsi (tidak ada satu mahlukpun yangmenyerupainy). Dan ditegaskan dalam Al-Qur’an, Surat Ar-Rahman ayat 26-27, yang artinya kurang lebih :
“Semua yang ada dibumi akan binasa (fana). Dan ysng tetap kekal adalah Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan”. (QS. Ar-Rahman, 26-27)
Maksud dari ayat diatas dapat diartikan bahwa manusia itu terbatas, alam semesta punterbatas. Hanya Allah SWT yang mutlak. Allah SWT ada sebelum kata ada itu sendiri ada. Allah SWT akan tetap ada walaupun kata ada itu sudah tidak ada.

Teori yang kedua yaitu Teori Non Otomatik, teori menyatakan bahwa di muka bumi tidakada yang otomatis. Masih ingat cerita tentang pencarian Tuhan Nabi Ibrahim? Allah SWTmengabadikan kisah Nabi Ibrahim A-An’am ayat 75 sampai 79.
Nabi Ibrahim ketika melihat bintang-bintang berkata :’ini Tuhanku’, tetapi ternyatamenjelang subuh bintang-bintang yang berkelip itu menghilang tenggelam.Kemudian NabiIbrahim berkata :’aku tidak suka Tuhan-tuhan yang terbatas dan tenggelam’. Kemudian NabiIbrahim melihat bulan, kemudian ia berkata : ‘ini Tuhanku’, ternyata menjelang subuh bulanitu pun tenggelam. Kemudian ketika siang menjelang ia melihat Matahari dan berkata :’iniTuhanku, ini lebih besar’, tetapi ternyata yang dianggap lebih besarpun menjelang magribtetap tenggelam. Kemudian nabi Ibrahim pun diberi petunjuk dan menemukan Tuhan yanghakiki, yang menciptakan langit dan bumi serta segala sesuatu yang ada didalamnya. Kita bisa mengambil pelajaran dari kisah Ibrahim ini bahwa segala yang ada di langit dan di bumiitu tidak terjadi sendirinya, tapi ada yang menciptakan yaitu Allah SWT, Tuhan Semesta Alam.

Teori yang ketiga adalah teori The Most. Teori ini menyatakan bahwa Tuhan itu hanya satu.Ini Allah SWT, jawab dalam surah Al-Ikhlas ayat 1, artinya kurang lebih :”katakanlah bahwa Allah itu ahad (esa)”. Makna ahad itu berbeda dengan satu. Mengapa? Sebab satu ituberbilang, berjumlah, berkali dan berbagi seperti : 2:2 = satu, 2-1= satu, 1×1 = satu.Sementara Allah tidak berbilang, tidak berkali, tidak berbagi, tetapiahad. Ahad adalah esa atau tunggal. Kemudian satu dalam artian kebenaran. Yang benar hanya satu, yang lain salah.Ini pun dijawab dalam Al-Qur’an surat Al-Fath : 28. yang artinya :
“Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk (hidayah) dan agama yangbenar (haq) agar dimenangkan-nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagaisaksi”.(QS. Al-Fath : 28).
Profesor Lurth berkata :’bila engkau berfikir sungguh-sungguh, niscaya ilmumu akan memaksamu untuk mencari Tuhan’.

Teori yang terakhir adalah Teori Super Nature Power yang berkaitan dengan Ruh. Allah menjawab dengan indah dalam Al-Quran Surah Al-Isra’ ayat 85. yang artinya :
“Dan mereka bertanya kepadamu tentang Ruh. Katakanlah : ‘Ruh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan kamu tidak diberi pengetahuan melainkan sedikit”.(QS. Al-Isra’ : 85).
Dari semua uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa Al-Qur’an dapat menjawab semua teori-teori tentang syarat kebenaran suatu ajaran (agama).

" Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk (hidayah) dan agama yang benar (haq) agar dimenangkan-nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi”.(QS. Al-Fath : 28).
About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.