Jumat, 10 Februari 2012

Orang Tua

Bismillahirrahmanirrahim~...

Kadang saya merasa sangat sulit buat nulis tema yang satu ini. Mengapa? Karena rasanya selalu pengen nangis. Saya belum mampu berbuat yang terbaik untuk mereka. Disuruh bersihin kamar saja kadang ngeluh. Atau yang lebih simpel, disuruh ngurusin sampah di rumah aja kadang masih ngeluh.

Padahal, saya juga tahu bahwa di Al-Qur'an sangat banyak ayat yang menyatakan kewajiban untuk berbakti pada orang tua. Salah satunya adalah ayat berikut, “Dan Kami perintahkan kepada manusia kepada dua orang ibu-bapanya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu.” (QS. Lukman: 14).

Bahkan walaupun jika mereka masih tergolong kafir, kita tetap diwajibkan untuk berbakti kepada mereka, sebagaimana tertera dalam ayat berikutnya, “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergauilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Ku lah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Lukman: 15)

Anyway, kemarin sempat nonton cerita tentang Naruto, dimana dia harus berpisah dari orang tuanya, karena kedua orang tuanya harus mengorbankan diri untuk menyegel kyuubi. Waaah, saya bener-bener nangis waktu nonton. Coba kalian bayangkan, kedua orang tua kalian mengorbankan nyawa mereka untuk kalian, lalu kalian harus tinggal sebatang kara tanpa keluarga. Coba bayangkan bagaimana rasanya? Karena itu bagi yang masih punya orang tua, berbakti dan sayangilah semaksimal mungkin, ketahuilah tidak semua anak punya kesempatan yang sama seperti kalian.

Orang tua zaman sekarang sudah berubah. Banyak dari mereka sudah tidak peduli pada anaknya. Mereka hanya bisa beri duit. Memangnya duit bisa apa pada anak, anak itu butuh kasih sayang, bukan duit. Jangan heran kalau kalian nemu anak nakal tapi kaya. Itu sebenarnya adalah anak-anak salah gaul, karena orang tua mereka yang terlalu perhatian berlebihan pada pekerjaan tapi tidak pada anaknya.

Kalau ada orang ngomong Jihad itu pasti perang, saya bilang itu salah. Kalau ada orang yang sok-sokan bilang begitu, suruh dia buat belajar bahasa arab lagi. Dalam salah satu hadits, Dari Muawiyah bin Jahimah dari bapaknya radhiyallahu ‘anhu, aku menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bermusyawarah dengan beliau tentang jihad di jalan Allah. Nabi bertanya, “Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” “Ya,” kataku. Nabi pun bersabda, “Selalulah engkau berada di dekat keduanya. Karena sesungguhnya surga berada di bawah kaki keduanya.” (HR. Thabrani, al-Mundziri mengatakan sanadnya jayyid)

Akhir kata, ada banyak keutamaan-keutamaan berbakti pada orang tua. Semoga kita bisa menjadi anak yang berbakti kepada orang tuanya. Dan semoga Allah mengampuni dosa kita dan dosa-dosa orang tua kita. Allah ta’ala berfirman: “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah . Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa, ‘Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai, berilah kebaikan kepadaku dengan kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri’. Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.” (QS al-Ahqaf: 15-16)
About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

7 comments:

meutia rahmah mengatakan...

byak hal yg blm kita lakukan untk membhiagakan orang tua...smga allah melimpahkan kshatan bg kedua orang tua kita,rabbi firghli waliawalidayya warhamhuma kama rabbayani saghiraa.

Azwan Andi mengatakan...

doaku slalu bersamanya.

MUHAMMAD RIDWAN mengatakan...

semoga masih banyak waktu buat kita untuk membahagiakan mereka berdua....

amin.......

farid maricar mengatakan...

Insya Allah...Semoga kita masih bisa berbuat untuk mereka, walau hanya dengan sebuah do'a...

Terima kasih sudah berkunjung... :)

selvi mengatakan...

nice posting

itulah Hebatnya Orang Tua, Kasihnya tak pernah pudar, walau tangis sering kita berikan kepada Mereka..

salam hormat untuk ayah Ibu

Irma Devi Santika mengatakan...

kasih sayang orang tua itu tiada bandingannya. setelah shalat sempatkan panjatkan doa untuk beliau-beliau. saya pun msh belum merasa cukup membalas semua jasa-jasanya :')

farid maricar mengatakan...

Semoga kita semua mampu berbuat yang terbaik untuk mereka, ingatlah bahwa amalan kita adalah amalan orang tua, karena apa yang kita lakukan adalah ajaran dari orang tua kita...Wallahu a'lam bishowwab...

Diberdayakan oleh Blogger.