Jumat, 24 Februari 2012

Tafsir Surah Al-Ikhlas Bag.1

Bismillahirrahmanirrahim~...

Akhir-akhir ini saya udah jarang nulis nih. Alhamdulillah, akhirnya Allah memberikan kesempatan dan keinginan buat nulis lagi. Hari ini saya ingin membuat catatan tentang Tafsir Surah Al - Ikhlas yang saya dapatkan dari kajian Bro. Nouman Ali Khan. Beliau ini sangat luar biasa, beliau membuat kajian tafsir setelah membaca banyak tafsir sebelumnya, jadi pandangan dalam kajian beliau tidak hanya pada tafsir itu-itu saja. Dan kali ini, saya ingin menjelaskan tentang surah Al-Ikhlas.

Ada beberapa catatan penting yang perlu digaris bawahi:

Yang pertama: Hubungan Surah Al-Lahab dan Al-Ikhlas

-Style yang hampir sama(saj'), yang maksudnya surah tersebut menggunakan pola yang sama, yakni dari awal hingga akhir surah menggunakan akhiran yang sama...

Pada kasus Surah Al-Lahab, menggunakan akhiran -ab-. Pada kasus Surah Al-Ikhlas, menggunakan akhiran -ad-. *Tolong dikoreksi jika salah.

-Allah mencoba mengalihkan perhatian Rasulullah dari masalah Abu Lahab.

Abu Lahab adalah salah satu pengganggu utama Rasulullah dalam dakwahnya. Kalau ada orang yang paling menganggu Rasulullah, itulah Abu Lahab, tidak heran mengingat Abu Lahab tinggal di tempat yang bersebelahan dengan Rasulullah. Namun, Allah sendiri berjanji bahwa Allah akan mengurusi masalah Abu Lahab, karena itu, Allah memperintahkan Rasulullah untuk fokus ke masalah yang paling penting, yakni masalah Tauhid. Kadang, setelah perang atau agenda yang melelahkan, kita justru lupa apa tujuan utama dari kita melakukan hal tersebut. Karena itu, Allah ingin kembali mengingatkan hal penting ini, yakni mengajarkan masalah Tauhid.

Yang kedua: Surah yang berpasang-pasangan

Pada umumnya, Allah menurunkan surah secara berpasang-pasangan dan menentukan pasang-pasang masing-masing surah dan saling berdampingan. Misalnya, Surah Al-A'la dan Surah Al-Ghasiyyah atau Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas. Nah, untuk surah Al-Ikhlas, mempunyai hubungan dengan surah Al-Kafirun. Dan salah satu sunnah Rasulullah untuk membaca Surah Al-Kafirun dan Al-Ikhlas saat umrah dan haji.

Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan maqom Ibrahim antara dirinya dan Ka’bah, lalu beliau laksanakan shalat dua raka’at. Dalam dua raka’at tersebut, beliau membaca Qulhuwallahu ahad (surat Al Ikhlas) dan Qul yaa-ayyuhal kaafirun (surat Al Kafirun). Dalam riwayat yang lain dikatakan, beliau membaca Qul yaa-ayyuhal kaafirun (surat Al Kafirun) dan Qulhuwallahu ahad (surat Al Ikhlas).” (Disebutkan oleh Syaikh Al Albani dalam Hajjatun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, hal. 56)

Lalu, dimanakah hubungan kedua surah ini ?

1- Pada bagian akhir surah Kafirun, dijelaskan tentang orang kafir yang telah jelas agamanya, dan Rasulullah juga telah jelas agamanya. Yakni jelas perbedaan antara kedua agama tersebut, tidak dapat ditoleransi lagi. Walaupun sebenarnya mereka bersembahyang di tempat yang sama (Ka'bah). Walaupun mereka juga sebenarnya meyakini Allah-lah yang menciptakan segalanya dan yakin diri anda, bahwa sebenarnya ketika mereka ditanya "Siapa pencipta langit dan bumi?", mereka akan menjawab "Allah".(Silahkan buka Surah Luqman(31) ayat 25 disertai dengan tafsirnya, namun jika dihubungkan dengan beberapa ayat sebelumnya Insya Allah bisa dimengerti). Dengan begitu, sebenarnya agama mereka(Kaum Quraisy) dengan kita itu sebenarnya hampir sama, tapi dengan adanya Surah Al - Kafirun, menjelaskan bahwa Tuhan kita dan mereka itu berbeda. Dengan begitu, Allah menjelaskan kemenangan keyakinan Rasulullah pada surat berikutnya, dan kehancuran agama Abu Lahab pada dua surat sesudahnya.

2- Surah Al-Kafirun dimulai dengan kata "Qul!!!" dan begitu pula dengan surah Al-Ikhlas yang dimulai dengan kata "Qul!!!". Kedua surah diantaranya tidak mempunyai kata Qul, dan menggambarkan bahwa kedua surah ini(Al-Ikhlas dan Al-Kafirun) memiliki hubungan erat.

3- Para Sahabat Rasulullah suka memberikan nama panggilan untuk surah yang mereka suka, dan mereka akan sering membacanya. Contohnya, mereka memberikan istilah pada Surah Al-Ikhlas lebih dari 20 istilah.

Mari kita coba membahas beberapa dari istilah tersebut:

1.Al-Mukasykisy yang berarti yang mengobati penyakit. dan ternyata, gelar ini juga digunakan untuk surah Al-Kafirun. Karena keduanya adalah surah yang mencegah kesyirikan(Menduakan Allah).

Nama lain yang bisa diberikan pada surah Al-Ikhlas yang lain :

2.At-Tafriid, Fard(Individual) - Surah yang menggambarkan bahwa Allah itu unik, dan tak satupun yang sama dengannya.

3.At-Tajriid - Surah yang menghilangkan segala kesalah pahaman tentang Allah

4.At-Tauhid - Surah yang menggambarkan kesatuan atau menyatukan semua sifat Allah. Allah adalah Esa

5.Al-Ma'rifah - Mengartikan, mengetahui, dan mengerti dan menjadi akrab dengan sesuatu. Jadi, jika kita tidak tahu tentang (makna) surah ini, maka kita belum bisa mengenal Allah.

6.As-Samad - Kata ini (Shamad dalam ejaan Indonesia) hanya ada di Surah tersebut(Al-Ikhlas).

7.Al-Assaas - Pokok/Utama. Mengapa dianggap utama? Karena inti dari ajaran Rasulullah adalah tentang Tauhid, yakni pengesaan Allah sebagai sembahan.

Sekian dulu, dari saya, jika ada yang kurang mohon di tambahkan, dan karena keterbatasan waktu, Insya Allah, akan saya lanjutkan pada tulisan berikutnya,. Wassalamu 'alaikum.

Sumber : Dari Kajian Bro. Nouman Ali Khan

About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.