Selasa, 01 Mei 2012

Bila Aku Jatuh Cinta

A: Assalamu 'alaikum B,
B: Wa'alaikumussalam A, ada apa, kok tumben datang ke sini?
A: Saya ingin bertanya akh.
B: Mengenai apa?
A: Anu, pernahkah antum merasakan yang namanya jatuh cinta pada lawan jenis?
B: Loh? Ada apa tiba-tiba bertanya seperti itu? Lagi jatuh cinta yah?
A: Iya akh, hehehehe...
B: Ohh, mmm, kalau jatuh cinta sih ana dulu sering akh.
A: Ehh, gitu yah, terus kalau sekarang gimana?
B: Sejak mengenal manhaj salaf sudah jarang bahkan tidak lagi, lagipula, tidak ada gunanya kita jatuh cinta pada lawan jenis sebelum akhirnya menikah.
A: Kenapa akh?
B: Karena hal itu bisa menyisakan penyakit dalam hatimu, coba bayangkan kalau kamu nanti sudah menikah, ternyata kamu masih mencintai orang yang dulu pernah kau cintai, jadi penyakit kan?
A: Benar juga sih akh, lalu aku harus bagaimana?
B: Dulu Ali bin Abi Thalib juga jatuh cinta pada Fatimah Radhiallahu Anha jauh sebelum dia menikah loh? Dan dulu dia cukup pesimis untuk mendapatkannya, karena mengira Rasulullah lebih menyukai jika Abu Bakr atau Umar yang menjadi menantunya (kalau gak salah sih gitu). Tapi akhirnya dia mendapatkan restu dari Rasulullah dan akhirnya menikahi Fatimah walau hanya dengan bermahar Baju Besi. Intinya, jika kamu mencintainya nikahilah orang yang kau cintai.
A: Hehehehe, bagaimana jika belum siap akhi?
B: Kalau kau belum mampu maka berpuasalah, jika memang orang tersebut ditakdirkan padamu oleh Allah, yah seperti kata orang yang namanya jodoh gak bakal kemana kok.
A: Mmm...Adakah cara selain itu?
B: Kalau saya pribadi sih, lebih suka membunuh perasaan tersebut, mencoba meniru filosofi yang kudapatkan dari sebuah komik berjudul 'Naruto'...Ketika salah seorang tokoh berkata "saya adalah anggota 'Ne'(Ninja Khusus) tidak punya nama dan perasaan, yang ada hanyalah misi". Kalau ingin benar-benar serius pada misi dalam meraih ridha Allah, mungkin kamu bisa meniru filosofi tersebut.
A: Heee? Lalu apakah antum gak bakal nikah?
B: Nggak gitu juga, dalam meraih ridha Allah kita harus melengkapi separuh agama kita dengan cara menikah, karena itu juga sunnah Rasulullah. Namun, tidak seperti yang orang biasanya bayangkan, yakni orang yang menikah karena jatuh cinta pada lawan jenis, melainkan hanya karena mengharapkan ridha Allah semata.
A: Ohh...begitu yah...Hehehehe...Terima kasih atas sharing-sharingnya akh, Wassalamu 'alaikum
B: Wa'alaikumussalam...
About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

4 comments:

NF mengatakan...

enak banget kalau punya teman seperti B, advicenya Insya Allah mencerahkan :)

farid maricar mengatakan...

Saya juga pengen sih...hehe

dAnonim™ mengatakan...

Bila aku jatuh cinta >>> nikah

`oke :)

farid maricar mengatakan...

Insya Allah...Jika sudah waktunya...

Diberdayakan oleh Blogger.