Kamis, 24 Januari 2013

Antara Pacar dan yang Duluan Melamar, Siapakah yang akan Memilikinya?

Berikut ini saya ceritakan sebuah kisah. Ada seorang pemuda sebutlah namanya adalah Ahmad. Mengapa menggunakan nama Ahmad, karena dia seorang muslim, saya hanya senang menggunakan karakter muslim di dalam fiksi saya, karena saya berharap setiap muslim bisa mengambil ibrah dari cerita yang saya buat ini. 

Cerita ini ketika Ahmad masih SMA, dia jatuh cinta kepada seorang wanita, sebut saja namanya Aminah. Seorang wanita shaleh yang tekun beribadah kepada Allah. Namun dibalik kesalehan Aminah, dia juga menyimpan rasa pada seorang lelaki, sayangnya lelaki tersebut bukanlah Ahmad. Dia adalah Husein, anak orang kaya yang orang tuanya ini seorang yang cukup terpandang di kota tempat mereka bermukim. Sebenarnya Husein ini anak yang biasa saja, tapi entah mengapa dia menjadi daya tarik sendiri bagi Aminah.

Ketika mereka berada di kelas 2, si Ahmad akhirnya memutuskan untuk menjadikan Aminah sebagai pacarnya. Namun, karena dia tahu di dalam Islam pacaran itu HARAM, maka dia pun mengajak Aminah untuk berta'aruf. Akhirnya pada suatu kesempatan, saat itu di sekolah mereka diadakan acara berbuka puasa, karena kebetulan waktu itu sedang bulan Ramadhan, si Ahmad menyatakan niat ini pada Aminah. Ternyata, si Aminah menolak ajakan si Ahmad, namun Ahmad tidak kecewa dengan keputusan Aminah ini, malah dia semakin kagum pada Aminah karena keshalehahannya membuat dia menolak Ahmad. Tapi, ternyata itu hanyalah apa yang dipikirkan Ahmad. Belakangan Aminah malah meminta kepada seorang temannya untuk mencomblangkannya dengan si Husein. Si Husein akhirnya menembak Aminah, dan Aminah pun menerimanya.

Kekecewaan pun menghampiri Ahmad, namun tidak membuatnya putus asa. Dia berdo'a kepada Allah agar ditunjukkan jalan yang terbaik. Nah, suatu hari, dia ditawarkan untuk masuk ke sebuah pendidikan bahasa Arab saat tamat dari SMA, agar bisa melanjutkan untuk kuliah di Madinah. Tentu ini adalah tawaran yang sangat menarik untuk Ahmad. Hari demi hari pun dia habiskan untuk mempelajari ilmu Allah, tentu dengan ibadah yang luar biasa agar dia tetap mampu menjaga ilmu. Akhirnya dia pun memantapkan dirinya untuk masuk ke sekolah bahasa untuk belajar berbahasa Arab.

Dilain cerita, Husein dan Aminah tetap berpacaran, dan sampai akhirnya mereka lulus dari SMA. Ternyata ketika dilakukan tes untuk masuk ke perguruan tinggi, Husein memilih untuk belajar di kota lain. Akhirnya mereka pun akhirnya menjalani LDR selama beberapa tahun, tanpa tahu seberapa banyak dosa yang mereka kerjakan.

Suatu kali, Ahmad kembali terpikirkan tentang Aminah, ketika itu dia sudah lulus sekolah bahasa Arab. Dia berniat untuk menikah sebelum akhirnya mereka menuntut ilmu di Arab sana. Tapi, dia masih ingat tentang Husein yang masih menjadi pacar orang yang dicintainya.

Mungkin kehendak Allah memang lain, dia pun akhirnya memberanikan diri untuk melamar Aminah, dan hasilnya lamaran diterima oleh ayah dari Aminah. Jauh di dalam lubuk hati yang paling dalam tentu Aminah sangat senang, sebentar lagi dia akan menjadi seorang ratu dalam istana, istana keluarga yang dibangunnya bersama suaminya kelak. Tak lupa dia ucapkan maaf atas perlakuannya kepada Ahmad dulu. Terhapus sudah semua kenangan bersama Husein 4 tahun lamanya.

Bagaimanakah nasib Husein? Tentu hatinya sakit tiada terkira, setelah pacaran lama, dan yakin akan menikah dengan Aminah, dia malah harus merasakan sakit hati karena didahuilui oleh teman satu sekolahnya. Semoga tidak ada yang mengalami hal yang sama.

Tentu kisah ini terkesan berputar-putar dan seperti sinetron, namun kisah ini mungkin saja nyata...
Namun, dari cerita ini ada beberapa kesimpulan dari saya...
Mereka yang akan menikah bukanlah yang pacarannnya lama...
Bukan juga mereka yang sudah saling mengenal tentang sifatnya...
Bukan juga mereka yang saling tertarik karena sama-sama elok rupa...
Tapi lelaki yang paling pertama melamar, dan diterima lamarannya...
Juga wanita yang tidak mempersulit maharnya...
Wahai muslim, tidak ada yang bisa menjamin jodohmu kecuali Allah yang telah menuliskannya...
Jauhilah pacaran, agar kau tak mendatangkan murkaNya...
Karena telah melanggar laranganNya untuk mendekati zina...

(Hanya sebuah cerita fiksi, jika ada kesamaan pada nama dan tokoh sesungguhnya ini hanyalah sebuah kebetulan belaka - Diambil dari sebuah kisah nyata dengan banyak perubahan *tapi itu bukan kisah saya loh, hehehehe)
About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.