Senin, 21 Januari 2013

Tafsir Surah Al-Ikhlas Bag. 5 - Tafsir Ayat 4

Bismillahirrahmanirrahim~... Kali ini saya ingin melanjutkan catatan tentang Tafsir Surah Al - Ikhlas yang saya dapatkan dari kajian Bro. Nouman Ali Khan. Beliau ini sangat luar biasa, beliau membuat kajian tafsir setelah membaca banyak tafsir sebelumnya, jadi pandangan dalam kajian beliau tidak hanya pada tafsir itu-itu saja. Berikut ini adalah lanjutan-lanjutan tafsir sebelumnya. Untuk tafsir sebelumnya bisa dilihat disini.



Tafsir ayat keempat

Wa lam yakun Lahu kufuwwan ahad
Dan tidak seorangpun yang setara denganNya.

Kufuw-pasanganmu, mungkin bisa dikatakan orang yang seimbang denganmu ketika berkelahi.

Seseorang yang se'kufu' setara denganmu dalam kedudukan, atau selevel denganmu. Hal ini biasanya digunakan untuk pasangan nikah.

Di dalam bahasa arab, bahasa yang normal digunakan adalah wa lam ya kun ahadun kufuwwan lahu. Inilah bahasa arab normal yang seharusnya digunakan. Tetapi, pada ayat ini berbeda, dan posisi Allah(kata La hu adalah pengganti kata Allah) terletak didepan. Hal ini banyak terdapat dalam bahasa arab.(maafkan keterbatasan saya untuk menjelaskan hal ini). 

kata Lahu yang berarti  untuk Allah adalah taqdim, diletakkan apda awal bagian untuk menjelaskan keutamaan. Tidak seorangpun bagiNya(La hu) yang setara(kufuw) denganNya.

Ahad berarti permulaan, yakni seseorang yang pertama dan tidak ada keduanya. Tidak satupun yang setara, tidak satupun yang lebih tinggi dariNya. Dan setiap hal yang Dia ciptakan punya pesaing, bahkan lebih baik dari orang tersebut, tetapi tidak seorang pun yang bisa menyamai Allah dan keEsaanNya.

Fungsi surah ini: Bagian pertama menjelaskan tentang keesaan Allah
Ayat kedua menjelaskan tentang rahmat dan kasih sayangnya karena telah Dia memberikan kita pertolonganNya.
ayat ketiga menjelaskan tentang kebebasan Allah dari kelemahan-kelemahan, karena mempunyai anak adalah sebuah kelemahan.

Lihatlah manusia yang menua, ketika anaknya tumbuh dewasa, dirinya makin renta, maka ada seseorang yang lebih kuat darinya.

Allah terbebas dari kebutuhannya, termasuk kebutuhan untuk beranak.

Surah ini pada kesimpulannya adalah surah paling penting untuk dipelajari anak kita.

Kita ketahui bahwa Allah menolong kita saat membutuhkanNya karena tak seorangpun yang bisa menghalangi Dia dari menolong dan mengabulkan doa kita.

Surah an-Najat - surah ini menolong kita dari kesusahan dan kesedihan, dan api neraka, dan hal inilah yang menyebabkan para sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sangat mencintai surat ini.

Sesungguhnya hanya Allah yang berkuasa untuk memberikan taufiq dan hidayahNya.

Sumber: Dari website LinguisticMiracle yang berisi catatan dan kajian Bro. Nouman Ali Khan bagian tafsir juz amma - surah Al-Ikhlas

About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.