Sabtu, 13 April 2013

Ketika Keinginan Bunuh Diri Muncul

Bismillahirrahmanirrahim



Assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.


Oke. Kita paham kalau dunia ini sempit. Kita juga paham kalau dunia ini hina. Kita juga paham kalau dunia ini penuh cobaan. Tapi kadang paling susah untuk bersabar dalam menjalani hidup ini. Well, bisa dibilang saya mau membuat pengakuan. Dulu, udah lama banget sih, saya pengen banget melakukan yang namanya bunuh diri. Sambil nyari tempat bagus buat lompat, tiba - tiba syaithan yang tadinya mengajak saya buat bunuh diri itu hilang, tiba - tiba saya teringat akan sesuatu, bahwa ternyata saya ingat bahwa saya belum nikah. *ahh gak nikmat banget alasannya.

Well, ide ini emang ide paling bodoh yang pernah ada dalam pikiranku, dan jujur aja, waktu itu saya belum belajar tentang tauhid sama sekali. Dan, dorongan itu menjadi semakin kuat setelah membaca sebuah komik berjudul "Alive" yang berisi tentang orang-orang yang terkena virus keinginan bunuh diri. Hanya beberapa orang yang selamat dari virus tersebut. Dan akhirnya orang tersebut mendapat kekuatan super. *sambil berharap mendapatkan kekuatan super waktu itu.

Faktor utama dari hal ini adalah rasa keputus asaan yang tiada akhir karena masalah yang juga tiada akhir. Semua orang di dunia ini pasti pernah merasakan hal yang sama, ketika tidak ada lagi tempat untuk berharap. Padahal kita lupa, ada Allah yang bisa selalu kita jadikan tempat curhat yang bisa memberikan penyelesaian masalah kita.

Sebenarnya hal tidak masuk akal apa sih yang membuat kita putus asa dan mau bunuh diri? Mungkin karena kita selalu berpikir negatif dan selalu memikirkan kemungkinan terburuk, dan melupakan bahwa Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatunya, yang sudah mengatur takdir itu sedemikian rupa. Sebuah ayat dari dalam Al-Qur'an dalam surah Al-Baqarah ayat 286 memperingatkan kita bahwa Allah tidak memberikan kita cobaan melebihi kemampuan kita. Well, emang saya gampang bicara kayak gini, tapi saya sendiri juga masih sulit mengatasi cobaan yang diberikan padaku dengan bersabar. Karena itu mari kita sama-sama berusaha untuk bersabar.

Tentang Bunuh diri? Lupain aja deh, gak ada gunanya. Jangan-jangan justru Allah memberikan kita umur lebih panjang supaya kita lebih banyak mendapat cobaan agar bisa menghapus dosa kita di masa lalu. Atau memberikan kita kesempatan untuk bertaubat. Sebagai penutup, saya mencopas beberapa hadits tentang ketidak bolehan kita berputus asa dan menginginkan mati dengan cepat,
Janganlah mengharapkan kematian, dan jangan pula berdoa memohon kematian sebelum datang waktunya! Karena amalnya akan terputus jika ajal menjemputnya, dan karena umur seorang mukmin tidak akan menambah keculi kebaikan baginya” (HR. Muslim)

Janganlah mengharapkan kematian, karena bisa jadi, ia adalah seorang yang baik, dan diharapkan kebaikannya akan bertambah. Dan bisa jadi, ia adalah seorang yang jelek, dan diharapkan ia berubah mengharapkan ridho Alloh (dengan taubat dan istighfar)” (HR. Bukhari).

Janganlah mengharapkan kematian karena tertimpa musibah duniawi, jika terpaksa, maka hendaklah ia mengucapkan: ‘Ya Alloh panjangkan hidupku, jika kehidupan itu lebih baik bagiku, dan wafatkanlah aku jika kematian itu lebih baik bagiku’!” (HR. Bukhari dan An-Nasa’i, dishahihkan oleh Albani)

Anas bin Malik Radhiallahu’anhu mengatakan: “Seandainya aku tidak mendengar Nabi –shollallohu alaihi wasallam pernah bersabda ‘Janganlah mengharapkan kematian’, tentunya aku sudah mengharapkannya” (HR. Bukhari)
Dan dosanya balasan terhadap dosa bunuh diri itu lumayan berat, berikut ada sebuah hadits,

Barangsiapa bunuh diri dengan besi, maka di neraka jahanam nanti besi itu selalu di tangannya, ia menusuk-nusukkannya ke perutnya selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan minum racun, maka di neraka jahanam nanti ia akan terus meminumnya selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari gunung, maka di neraka jahanam nanti, ia akan menjatuhkan (dirinya) selama-lamanya” (HR. Muslim)

Hargailah hidupmu, Karena Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Beruntunglah orang yang panjang umurnya dan baik amalnya“ (HR. Thabrani dan Abu Nu’aim)

Ditulis 7 Desember 2011
Sebuah catatan lama dari saya

Wa billahi taufiq wal hidayah

About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.