Senin, 04 Januari 2016

Catatan Dauroh Part 1 - Keutamaan Ilmu

Bismillahirrahmanrrahim
Menuntut ilmu merupakan jihad fi sabilillah
Jihad ada 2 jenis, yaitu
  • Dengan senjata
  • Dengan ilmu, dengan hujjah
Seseorang tidak bisa dikatakan berjihad jika tanpa didasari ilmu. Karena setiap kegiatan kita harus didasari ilmu.
Salah satu hal yang membedakan kita dengan orang kafir adalah jika kita melakukan hal yang dilakukan oleh orang kafir dengan cara yang sesuai dengan cara yang disunnahkan oleh Rasulullah, maka kegiatan tersebut adalah sebuah kegiatan yang berpahala, misalnya saja makan dengan tangan kanan, berwudhu sebelum tidur, dll. Adapun ketika kita melakukan sesuatu hanya karena adat saja, maka tidak ada pahala yang kita dapatkan dari hal tersebut. Misalnya saja, menghabiskan makanan karena takut nasi menangis, dll.
Jika dianalogikan dengan tata cara berdagang, tujuan ilmu adalah untuk menjaga modal pokok, sedangkan berjihad adalah untuk meraih keuntungan.
Tidak hanya manusia, bahkan hewan yang memiliki ilmu memiliki keutamaan, contohnya anjing yang digunakan untuk berburu yang telah diajari, halal untuk dimakan hasil buruannya.
Salah satu keutamaan orang berilmu dapat kita pelajari dari kisah nabi Ibrahim, di mana Allah mengisahkan Ibrahim pada Al-Qur’an, tentang bagaimana dia menolak kebodohan kaumnya dengan akal, yang pertama dengan memotong patung dengan kapak, lalu mengajaknya berpikir dengan menuduhkan pada patung yang paling besar, dan juga dengan mengajak kaumnya merenungi tentang keberadaan Allah dengan cara menjelaskan bahwa dirinya berlepas diri dari persekutuan kaumnya kepada matahari, bulan, dan bintang yang akan hilang seiring berjalannya waktu. Selain itu, Ibrahim juga datang kepada Namrud untuk menantangnya melakukan hal-hal yang hanya mampu dilakukan oleh Allah.
Pada kisah lain kita juga belajar tentang keilmuan dari Nabi Yusuf yang mampu mengangkat derajatnya setelah diberikan keilmuan untuk menafsirkan oleh Allah.
Semoga kita semua tergolong orang-orang yang terus bersemangat dalam mencari ilmu dan mendapatkan keutamaan-keutamaannya.
About Muhammad Farid Maricar

Saya adalah seorang Muslim, seorang anak, seorang mahasiswa S-2, seorang warga negara Indonesia, yang sedang merantau di negeri Anime

You Might Also Like

0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.